Sabtu, 10 Oktober 2009

KUTULIS UNTUK MU

Ku tulis untuk mu
Bukan tentang cinta, apalagi tentang benci
Tersebut sebuah rasa yang tertafsir beraneka
Mungkin itu tak lagi sama, bukan berarti terbalik
Hanya kesan dari layar tanggap yang tertangkap
Dari imaji yang belum terkembang sempurna
Mungkin waktu akan mengajari
Memaparkan semua makna yang tersembunyi

Ku tulis untuk mu
Tentang sebuah bibir yang tak mampu bergerak
Mengangkat garisnya menyimpul ketenangan
Memaparkan deretan putih dari balik ketulusan
Bukan tak coba, hanya belum rela dengan kejanggalan
Dibalik simpul sebuah ikatan dari hasrat tak beralasan
Yang telah kau kait pada ranting kering di pohon tumbang
Hanya tinggal pindahkan pada tumbuhan bermakna
Untuk mengeratkan jalinan tali yang pernah ada

Masih ingin kutulis untuk mu
Tentang waktu yang tersisa dengan tinta terindah
Di atas kertas berukir kesuksesan
Dengan garis-garis ketegasan
Antara kasih dan kebaikan

Jumat, 09 Oktober 2009

WARNA

Dunia penuh warna
Berpencar, mengembang, bergumpal
Membentuk siluet-siluet rasa
Mempermainkan mata yang bernafsu
Segumpal warna berkelebat di jiwa muda
Membakar semangat dan keegoan
Hingga menghanguskan akal dan pikir
Merah tak bermakna indah
Kilaunya rentan bagi retina
Butuh pelindung tuk menghambat
Agar nampak jelas ketika menatap
Kelabu tak selamanya muram
Begitu banyak tersimpan rahasia
Cobalah bilah dan pilah dengan bijak
Tuk temukan makna yang nyata
Tak perlu menghujat kalau tak suka
Hanya butuh waktu untuk merasa
Tak perlu mengharap kalau tak rela
Biarlah warna memformat panorama